MostisfesT

NEXT Event di bumi metal lancang kuning kita teman Event bertajuk "MORTISFEST, DISTORTION OF DEATH" Yang bakal diakan di Manager Cafe Kapling 27 mei nanti tepat pukul 3 sore

GRIEF BLOZZOM BLASTING MADNESS #2 " ZONE HELL FEST "

NNIV 1ST GRIEF BLOZZOM BLASTING MADNESS #2 " ZONE HELL FEST " 02 JUN 2012 - OUT DOR TAMAN BUDAYA_PEKANBARU GUEST STAR : "GODZILLA" (JAKARTA DEATH METAL)

Student Hate School; Ingin Musik Metal Dihargai Oleh Masyarakat Indonesia

Student Hate School adalah band Jakarta Timur tepatnya di Cijantung, Pasar Rebo yang mengusung aliran Metal, band ini diawali pada bulan Mei 2009 yang sebelumnya terpecah dari beberapa band yang cukup mantap di bidangnya.
Pasukan pasukan tersebut adalah, Mahardika Prima Nugraha (Vocal), Aria Panca Afrian (Guitar Lead), Bagus Tricahyo (Guitar), Wisnu Ikhsantama (Bass), Rheza Ariyanto (Drum Percussion), Try Achmad Laksana (Add Keys).
studenthateschoolcoverNama Student Hate School memiliki sebuah arti tersembunyi di dalamnya. meski terdengar seperti nama band yang kurang seram buat aliran Metal seperti ini, tapi kami mencoba menjadikan itu sebuah ciri khas dari kami. Nama Student kami ambil karena kita berawal dari pelajar yang belum tau apa apa tentang musik, Nama Hate kami ambil karena kebencian kami pada sesuatu yang tidak pasti dan Nama School kita ambil karena kita semua berasal dari sekolah. Ditahun 2010 ini kami merencanakan rilis EP Mini Album berisikan 6 Track sebagai perkenalan kepada kalian.
Kami terinspirasi oleh band Job For A Cowboys, Burning The Masses, dan masih banyak lagi. Student hate School ingin mengenalkan dan menjadikan musik Metal bisa dihargai oleh masyarakat Indonesia pada umumnya sehingga bisa membuat para pendengar musik metal menghargai karya kita serta mencintai musik kita.
Contact:
Aria Panca Afrian – 0856 91 37 9150
Gilang Andi – 0878 842 69243 / 0856 71 72 69871
Web:
Facebook
MySpace
Reverbnation

2nd Steps; Dobrakan Baru dari Musik Rock Bawah Tanah

Band asal Utara Jakarta yang jadi juara regional Jakarta di ajang Coca Cola Soundburst 2010 kemarin di Senayan selalu belajar dari langkah awal mereka bermusik, berangkat dari latar band yang berbeda-beda dan dipertemukan dengan tidak sengaja pada sebuah studio tongkrongan mereka.
“Awalnya kita sih menganggap ini cuma side project, tapi musik yang dihasilkan malah bisa mewakili passion kita, sehingga kita memutuskan keluar dari band masing-masing dan membentuk 2nd Steps pada Juni 2009″ ujar Adit, gitaris sekaligus frontman di band ini.
Langkah ke 2 para personel ini yang menginspirasikan nama 2nd Steps, “pengennya ini jadi langkah ke 2 dan terakhir,solid!! itu harga mati untuk komitmen para personel dalam keadaan apapun di 2nd Steps” sambung Adit. “Sudah banyak band yang timbul dan tenggelam,kita gak mau seperti itu.” katanya lagi.
Mengusung modern rock atau American rock ala Alterbridge atau Nickelback, 2nd Steps digawangi oleh Anton (vokal). Adit (gitar), Ichad (gitar), Ochep (bass), Varo (drum) merekam lagu-lagu mereka pada tahun 2009 yang dijadikan sebuah album EP bertajuk “Moving Forward”. Album EP ini tak disangka mendapat sambutan yang lumayan luar biasa dari Stepers, sebutan untuk fans 2nd Steps, minggu pertama dengan di edarkan dari tangan ke tangan dan juga melalui penjualan online terjual 200 copy cd. “Dukungan dan support sobat-sobat stepers yang menjadi semangat kami untuk berkarya yang lebih baik lagi, tanpa mereka kita bukan apa-apa.” ujar Anton sang vokalis.
Single “Intro” pun mulai sering diputar pada radio-radio swasta, radio streaming atau podcast dan sejenisnya yang kini banyak muncul di dunia maya. Dan sempat juga masuk top chart jajaran lagu indiependent pada Berisik Radio, sebuah radio streaming. “Dari segi intuisi musik dan lirik lagu intro amat cocok dengan generasi muda, lagu itu memberi gambaran secara utuh musikalitas dan kualitas 2nd Steps” ujar Adit si pencipta lagu tersebut.
Ciri khas vokal Anton yang berat dan sangat ngerock mengingatkan kita pada Scott Stapp (Creed) ataupun Chad Kroeger (Nickelback), serta sound yang kaya distorsi modern rock pada lagu-lagu mereka menjadi paduan pas bagi yang merindukan band rock seperti ini.
Pertengahan Januari 2011 silam, album kompilasi Coca Cola Soundburst baru saja keluar, bersama pemenang regional lainnya, 2nd steps menyumbang lagu berjudul “Moving.” Kompilasi ini dijadikan bonus majalah HAI edisi ke 3 pada tahun 2011. “Lagu Moving di aransemen ulang supaya lebih fresh untuk kompilasi ini” tandas adit. Pengerjaannya dibantu oleh musisi ternama Aria Baron. Pengalaman ini dijadikan bekal yang cukup untuk perjalanan musik 2nd Steps ke depan. Tinggal kita tunggu aksi mereka selanjutnya

Nickelback; Musik Rock dengan Notasi Aman

Artis: Nickelback
Album: Here and Now
Rilis: 2011
Produksi: Roadrunner / Warner Music
Nickelback-Here-and-Now-Album-Cover
11 lagu komposisi musik Rock yang hangat ditelinga, sebut saja Chad Kroeger, Vocal/Gitar, Ryan Peake- Gitar, Mike Kroeger – Bass, dan Daniel Adair – Drum berhasil membuatnya dengan apik, sehingga tidak bising untuk kita nikmatinya.
This Means War, Bottoms Up, When we Stand Together, Lullaby, Kiss it Goodbye, Trying Not to Love You adalah beberapa lagu handalan ketika kita mengupas dari keseluruhan album terbaru milik Nickelback.
Walaupun beberapa lagunya penuh dengan distorsi ditambah ciri khas vocalnya Chad yang berat dan berkarakter tidak membuat kita bosen untuk mendengarkan album ini, ada kalanya hati ini dengan penuh kekecewaan akan rasa itu dan terkadang emosi kita terbawa kencang dengan notasi aman terkendali.

Curhat Curhit